photo credit: Detik
Beberapa waktu lalu, di internet dan media sosial sempat beredar foto-foto umat muslim yang membantu membersihkan gereja di Yogyakarta. Gereja Lidwina yang terletak di Bedog, Sleman, Yogyakarta ini memang diketahui baru saja diserang oleh seorang pria yang membawa pedang saat berlangsungnya ibadah Misa pada Minggu (11/2/2018) lalu. Pasca penyerangan, sejumlah umat muslim yang tinggal di lingkungan gereja ikut membantu membersihkan rumah ibadah tersebut.
Dilansir dari sejumlah sumber, Jirhaz Rani, seorang perempuan muslim asal Nogotirto, Sleman, mengungkapkan bahwa ia bersama suami dan puluhan umat muslim lainnya ikut bersih-bersih untuk menunjukkan keprihatinan serta toleransi atas peristiwa yang baru saja terjadi. Ia juga menambahkan bahwa sudah seharusnya kita sebagai sesama warga negara Indonesia saling bantu dan toleransi tanpa memandang latar belakang agama.
Tak hanya kisah Gereja Lidwina, 5 kisah dari berbagai daerah di dunia berikut menunjukkan kalau toleransi dalam beragama belum mati.
1. Umat Muslim diizinkan melakukan Salat Gerhana saat Hari Nyepi di Bali
Seperti yang diketahui, Hari Nyepi merupakan hari penuh kesunyian di mana umat Hindu melakukan refleksi diri sehingga tidak melakukan aktivitas apa pun sepanjang hari. Di Bali, ritual ini juga berlaku untuk seluruh penduduknya, baik yang beragama Hindu maupun tidak. Namun, pada tahun 2016 lalu, Hari Nyepi di Indonesia bertepatan dengan adanya gerhana matahari yang menyunahkan umat Islam untuk melakukan Salat Gerhana. Atas kesepakatan bersama antara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali dan Forum Kerukunan Antar-Umat Beragama (FKUB), umat Islam diperkenankan melakukan Salat Gerhana di luar rumah. Keputusan tersebut dibuat dengan beberapa syarat seperti tidak menggunakan pengeras suara, melakukan salat di masjid terdekat, perjalanan ke masjid tidak menggunakan kendaraan bermotor, serta tidak bergerombol dan mengobrol sepanjang jalan.
2. Umat Hindu di India ikut berpuasa saat bulan Ramadhan
Di India, tak hanya umat Islamnya saja yang menyambut baik bulan Ramadhan setiap tahun, tapi juga umat Hindu. Setiap bulan suci Ramadhan tiba, mayoritas umat Hindu di sana ternyata ikut melaksanakan ibadah puasa, lho! Dilansir dari Merdeka, seorang warga India Hindu bernama Sunil mengakui bahwa ia mempunyai teman muslim yang sangat taat dalam menjalankan ibadah puasa sehingga dirinya ingin bersolidaritas dengan melakukan hal sama. Setelah satu hari mencoba berpuasa dan merasa baik karenanya, Sunil pun akhirnya berpuasa secara teratur selama bulan Ramadhan.
3. Pria beragama Kristen di Israel membangunkan umat muslim untuk sahur
Seorang pria Arab-Israel penganut agama Kristen bernama Michel Ayoub menunjukkan kalau toleransi dalam beragama memang belum mati. Di setiap bulan Ramadhan, Ayoub berkeliling daerah tempat tinggalnya di Arce, Israel dan membangunkan umat muslim untuk melaksanakan ibadah sahur dengan cara menabuh drum. Kegiatan ini sudah dilakukan oleh Ayoub selama bertahun-tahun. Wah, salut banget deh!
4. Sinagoge di Inggris gelar buka puasa bersama umat muslim
Pada bulan Ramadhan 2016 lalu, sebuah sinagoge—rumah ibadah umat Yahudi—di London, Inggris, menyelenggarakan acara buka puasa bersama umat muslim. Kegiatan ini diadakan dengan tujuan merefleksikan perdamaian dan kerukunan antara agama terutama Islam dan Yahudi di negara tersebut. Lewat kegiatan ini, komunitas muslim di Inggris berharap bahwa apa yang terjadi di Timur Tengah tidak memberikan dampak buruk bagi hubungan kedua agama di kota London.
5. Tur Imlek diikuti oleh puluhan orang yang berbeda agama
Pada Kamis (15/2/2018) kemarin, sekitar lebih dari 30 orang anak muda dan orang tua mengikuti tur Imlek di Cibadak, Bandung. Tur Imlek ini merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Jaringan Kerja Antar Umat Beragama (Jakatarub) dan Sahabat Lintas Iman (Salim) sejak 5 tahun lalu. Dilansir dari ayobandung, koordinatior Jakatarub, Yunita, menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk memberi ruang temu bagi orang-orang dari latar belakang yang berbeda tanpa ada rasa takut atau khawatir.
6. Acara makan bersama pelajar berbagai agama di Purwakarta
Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berupaya untuk menumbuhkan jiwa toleransi dalam beragama sejak dini. Salah satu caranya adalah dengan melakukan acara botram atau makan bersama yang diikuti oleh berbagai pelajar dengan latar belakang agama yang berbeda. Kegiatan ini dilakukan pada November 2016 lalu di Bale Paseban, Pendopo Purwakarta, dengan didampingi para pemuka agama masing-masing.
Semoga saja kisah-kisah di atas dapat menjadi inspirasi bagi kita semua agar senantiasa hidup dalam toleransi ya







Tidak ada komentar:
Posting Komentar